Throwback Editions: Jakarta

It’s throwback time! Di posting perdana throwback kali ini gue bakal menyajikan salah satu tulisan terbaik gue di blog Friendster. Posting ini gue tulis 30 April 2007.

Dear Metropolist City, Jakarta
Jakarta, kota yang selalu gw benci. Gw benci Jakarta karena semua kekotoran yang ada di sana. Panas, Banjir, kotor, sampah, kriminal itulah semua yang Jakarta punya. Pindah ke Jakarta berarti masuk ke neraka, itu yang selama ini gw pikirin.

Tapi semua persepsi gw berubah ketika gw dateng ke sana. It’s been a while since the last time i’ve been there. Ya, semuanya berubah. Gw ngeliat ada banyak harapan, impian, dan cinta di sana. Dan gw mendadak menyesal kenapa gw dulu begitu benci Jakarta.

Gw duduk dalam mobil diantara beribu-ribu mobil lainnya yang ada di Tol Dalam Kota Jakarta. Gw pandang gedung-gedung tinggi yang ada di sana. Kelak gw bakal duduk didalam gedung-gedung itu, pikir gw.

Entah kenapa gw jadi suka kota ini. Tanpa menyebutkan alasan personal ūüôā gw yakin salah satu golden ticket gw ada di sana. Dan kini gw punya sedikit alasan bwt coba keberuntungan gw di Jakarta.

Gue inget banget waktu itu gue memang sedang terpesona-pesonanya dengan Jakarta. I feel like i was born to be a big city guy. And yes, beberapa tahun setelah itu gue mendapatkan golden ticket gue di sana.

Saat ini gue berpikir masa depan gue ada di sini, Bandung. Ada banyak kesempatan bagus yang harusnya bisa gue ambil di sini sejak dahulu. Sayang semua itu sempat teralihkan oleh gemerlapnya ibu kota.

Iklan

Diterbitkan oleh

Cical

Pop culture enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s