Jalan-Jalan Ke Taman Safari

Beberapa minggu yang lalu gue dan Zkheey diundang salah seorang teman kita untuk dateng ke rumahnya di Cisarua. Ceritanya sich buat refreshing aja, lagian udah lama banget gue ga pernah ke daerah sana. Plus, cisarua kan ga terlalu jauh dari Bandung jadi ongkosnya ga terlalu mahal.

Ternyata rumah teman kita ini ga jauh dari pintu masuk Taman Safari. Kita pikir, kenapa ga main ke Taman Safari Aja? Mumpung ada di sini. Gue terakhir kali ke Taman safari itu sekitar tahun 2006 sedangkan Zkheey pernah ke sana waktu SD. Udah lama banget. Pasti Taman Safari udah banyak berubah dech.

Dan tebakan gue ternyata ga salah. Begitu kita lewat gerbang utama di sepanjang jalan menuju tempat pembayaran tiket banyak banget PKL yang berjualan wortel dan pisang.

“Koq di sini banyak yang jualan sayur ya?” tanya Zkheey.

“Itu buat dikasih makan ke binatang-binatang yang ada di Taman Safari.”

Oh baru tau gue. Waktu dulu kayaknya ga ada dech yang jualan gini. Para PKL itu mematok harga Rp. 10.000 untuk tiga ikat wortel dan Rp. 15.000 untuk satu sisir pisang. Lumayan murah, tapi harganya masih bisa ditawar loh. Waktu itu kita dapet lima ikat wortel cuma Rp. 10.000.

Pertanyaan gue dari semenjak dateng ke sini adalah berapa harga tiket masuk Taman Safari sekarang? Untuk satu orang dewasa (domestik) HTM-nya adalah Rp. 140.000. Bukan harga yang murah tapi kalau dibanding harga tiket Trans Studio masih lebih worthed lah karena selain Safari Park kita bisa main sepuasnya di Amusement Park dan nonton sembilan pertunjukan binatang. Oh ya ada tambahan Rp. 15.000 untuk satu kendaraan pribadi yang kita bawa.

Saat beli tiket kita dikasih brosur Taman Safari yang isinya kurang lebih kayak gini:

Brosur Taman Safari
Brosur Taman Safari

Satu hal yang menarik buat gue adalah adanya safari trek yang mengelilingi kawasan Taman Safari. Sayangnya informasi tentang safari trek ini ga jelas. Ga ada keterangan apapun di website Taman Safari. Tapi kalau ke sini pengen dech nyobain safari trek ini.

Forget about safari trek for now. Setelah bayar tiket mobil kita pun meluncur menuju Safari Park. Ga banyak yang berubah di sini. Cuma berhubung binatang (yang memamah biak) keseringan dikasih makan pengunjung, begitu mobil kita masuk mereka langsung mendekat ke jendela mobil buat minta wortel yang barusan kita beli. Kesan liar dari binatang yang ada di sini jadi berkurang buat gue.

Wortel! Mana wortel?!
Wortel! Mana wortel?!

Saat paling menegangkan adalah waktu memasuki wilayah binatang buas. Waktu dulu gue selalu nutup jendela rapat-rapat karena takut diterkam singa. Sekarang gue memberanikan diri buat buka jendela sedikit dan memotret singa CS yang kebanyakan lagi bermalas-malasan siang itu.

Akhirnya kesampean juga motret harimau dari deket :D
Akhirnya kesampean juga motret harimau dari deket šŸ˜€

Dulu setiap kali gue Taman Safari gue jarang banget keliling di amusement park. Ternyata banyak hal yang menarik di sini. Yang pertama kita coba adalah wahana rumah hantu (lupa namanya apa). Jadi kita keliling naik kereta gandeng dan pake kacamata 3D gitu.

Wahana rumah hantu di Taman Safari
Wahana rumah hantu di Taman Safari

Wahana kedua yang kita naikin adalah Flume Ride, sejenis Niagara kalau di Dufan. Dan wahana terakhir yang kita naikin adalah mini kora-kora. Wahana-wahana ini emang ga sebesar di Dufan tapi lumayanlah buat seru-seruan.

Dari semua wahana yang ada di sini ada satu wahana yang menurut gue cukup ekstrim yaitu Kevil Hill. Kalau di Dufan mungkin mirip Hysteria kali ya? Berhubung gue takut ketinggian dan Zkheey takut tempat duduknya ga kuat menopang badan dia akhirnya kita mutusin untuk ga naik wahana ini.

Satu hal yang gue dan Zkheey sesalin selama ada di sana adalah kita selalu terlambat buat nonton pertunjukan binatang. Satu pertunjukan yang sempet kita tonton adalah Wild Wild West, kabaret tentang dunia koboy yang melibatkan binatang-binatang yang ada di sana.

Pertunjukan Wild Wild West di Taman Safari
Pertunjukan Wild Wild West di Taman Safari

Waktu kita ke sana pertunjukannya udah mulai sekitar 10 menitan. Awalnya sich agak membosankan buat gue. Aksi tembak-tembakan yang ga ada abisnya, suara dialognya direkam, humor yang garing. Tapi pertunjukan ini jadi menarik ketika banyak binatang yang dilibatkan.

Misalnya aja waktu tokoh penjahat ngelempar dinamit. Efek ledakannya memakai semburan api asli dan ditambah ayam-ayam yang berlari ketakutan. Ada juga adegan penjahat yang mati dan mayatnya dimakan oleh burung pemakan bangkai.

Keterlibatan binatang di pertunjukan ini cukup menarik buat gue karena gue belum pernah melihat yang seperti ini. So, buat kalian yang berencana buat pergi ke Taman Safari jangan lupa buat nonton pertunjukan Wild Wild West. Pasti bakal terhibur banget dech.

Sayangnya beres nonton Wild Wild West teman kita ngajakin pulang padahal masih banyak loh yang belum kita lihat. Gue sendiri pengen masuk ke Baby Zoo dan Zkheey pengen banget lihat pertunjukan pinguin. Tapi ya mau gimana lagi? Yang punya mobil kan teman kita. At least kita sempet masuk ke birds of paradise.

Perjalanan kita ke Taman Safari ini cukup berkesan buat gue. Tapi berhubung banyak banget yang belum kita lihat, kita jadi pengen main ke sini lagi kapan-kapan. Mpga-moga kesempatannya ada lagi ya :D.

Iklan

Diterbitkan oleh

Cical

Pop culture enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s