LG Nexus 4 Review

Nexus 4 Front

OK, sebenernya ini agak sedikit basi sich tapi sesuai yang gue janjiin sebelumnya gue bakal review smartphone teranyar gue, Nexus 4. Seperti yang gue tulis di blog post sebelumnya, smartphone ini gue dapet dari undian Lucky Reward LG beberapa bulan yang lalu.

Review ini gue tulis berdasarkan pemakain gue selama 2 bulan ini. Gue ga akan membahas hal-hal yang bersifat teknis seperti Benchmark atau browser test, karena udah banyak situs lain yang menulis itu. Lagi pula apalah artinya smartphone berteknologi tinggi kalau pemakaian sehari-harinya ga nyaman. Betul ga?

Paket Penjualan
Gue cukup kaget waktu smartphone ini sampai ke rumah. Paket penjualannya ternyata ga selengkap smartphone lainnya termasuk LG L5 II yang gue punya sebelumnya. Dalam dus Nexus cuma ada smartphone, kabel data sekaligus charger, buku manual, garansi, that’s it. Ga ada earphone apa lagi bonus soft case.

Nexus 4 Back

Desain
To be honest i’m not a big fan of Nexus series before. Tapi rasanya sulit untuk ga jatuh cinta ama Nexus 4. Bentuk unibody-nya bener-bener slick. Efek blink-blink dan tulisan “NEXUS” dibelakangnya membuat smartphone ini terlihat mewah. walaupun ukurannya besar, smartphone ini cukup tipis dan ringan. Banyak temen-temen gue yang kaget dengan keringanan smartphone ini.

Performa
Perlu dibahas ga sich? Dengan prosesor quadcore 1,5 GHz dan RAM 2 GB rasanya hampir ga pernah smartphone ini mengalami lag apa lagi hang. OK, pernah sich ada beberapa aplikasi yang nge-hang but i believe it’s a software bug.

Software
Dari pernama brand Nexus keluar hal yang selalu jadi nilai lebihnya adalah support resmi dari Google. Kita bakal dapet update software tercepat dibanding smartphone Android lain dan software-nya juga bebas dari bloatware pihak manufaktur.

Kemurnian Android di Nexus 4 ini sebenernya bisa jadi pro-kontra. Pro-nya ya seperti yang gue udah sebutin tadi. Kontra-nya banyak aplikasi basic yang ada di smartphone Android lain ga ada di sini. ya walaupun semuanya bisa didownload juga sich di Play Store.

Gue mengibaratkan software Android di Nexus 4 sebagai kanvas kosong dan smartphone non Nexus sebagai lukisan yang udah jadi. Kita bisa memasukan apa saja yang kita mau ke dalam kanvas kosong ini. Kita juga bisa menambahkan sedikit pernak-pernik di dalam lukisan yang udah jadi tapi kadang hal itu malah merusak apa yang udah ada di situ.

Kamera
Untuk hasil foto dan rekaman video, Nexus 4 bisa dibilang cukup bagus. Cuma UI kameranya terlalu sederhana buat gue. Banyak banget fitur-fitur penting yang hanya bisa diakses jika kita membuka menu setting. Untungnya proses pengambilan gambar dan rekaman videonya bener-bener responsif, sama sekali ga ada lag (ya iyalah, quadcore gitu loh).

Multimedia
Pemutar musik di Nexus 4 cukup banyak peningkatan setelah update Jelly Bean 4.3. Sekarang UI-nya terlihat lebih fresh & menarik. Walaupun fungsinya ga banyak berubah dan dukungan equalizer-nya sangat terbatas.

Untuk memutar video kita bisa mengaksesnya lewat gallery. Ga ada pemutar video terpisah apa lagi dukungan format DivX seperti Galaxy Nexus. Kita harus download video player pihak ketiga kalau ingin dapet dukungan format yang lengkap.

Kesimpulan
Jadi apakah Nexus 4 layak untuk dibeli? Kalau melihat banrol harganya yang sekarang ada di kisaran 4 juta, jawabannya adalah sangat layak! Berdasarkan pantauan gue belum ada smartphone Android lain yang performanya menyamai Nexus 4 di kelas harga segini.

Yang perlu jadi pertimbangan adalah kelengkapan paket penjualannya yang ga selengkap smartphone lain. Software juga harus jadi pertimbangan. Pure Google Experience is great tapi banyak konsumen yang ingin smartphone yang bisa memenuhi kebutuhan mereka dari pertama kali mereka pakai.

P.S. Berhubung gue gagal aja motret Nexus 4 pake handphone gue yang lain, akhirnya gue putusin untuk pake gambar yang ada di The Verge.

Iklan

Diterbitkan oleh

Cical

Pop culture enthusiast.

2 tanggapan untuk “LG Nexus 4 Review”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s