Jebakan MLM

“Halo…”
“Halo, bisa bicara dengan Cical?”
“Iya ini Cical, ini siapa ya?”
“Hai Cal, ini gue XXX. Apa kabar?” XXX adalah salah seorang teman acquaintance gue.
“Oh, baek-baek.” Ada apa ini anak nelepon gue? Ngobrol aja biasanya ga pernah.
“Aduh aku ga bisa ngobrol lama-lama nich. Besok bisa ga ketemu? Aku mau nawarin propos…”
Klik. Gue langsung tutup teleponnya.

Itu terjadi beberapa tahun yang lalu. dan sebenarnya waktu dia, temen-yang-ga-terlalu-deket-dan-ga-pernah-ngobrol-ama-gue itu tiba-tiba telepon gue udah tau arah pembicaraannya mau dibawa kemana: MLM.

Actually, i have a love-hate relationship with MLM. Di satu sisi gue suka dengan model bisnis MLM. Dimana kita selaku konsumen tidak selalu ditempatkan sebagai pembeli tapi bisa juga menjadi distributor dan malah memperoleh keuntungan yang banyak dari sana.

Tapi di sisi lain gue ga suka dengan cara mereka me-recruit member baru. Contohnya ya seperti yang gue tulis di atas. Orang yang menawarkan produk MLM biasanya berkamuflase menawarkan produk yang lain. Biasanya modus yang mereka pakai adalah menawarkan business oportunity, proposal bisnis, personal franchise, belakangan mereka sekarang sering memakai modus lowongan pekerjaan dari perusahaan multinasional. Walaupun tidak melanggar hukum tapi menurut gue ini termasuk pembohongan. Apa lagi kita sering diteror sampai akhirnya kita mau gabung ama mereka.

Gue ngomong begini bukan berarti gue anti MLM loh ya. Gue sendiri tergabung di salah satu MLM. Alasan gue gabung sebenernya sederhana: karena produknya memang bermamfaat bagi gue sendiri. Gue ga akan kasih tau ya produknya apa, ntar disangka promosi lagi :P.

MLM adalah bisnis yang menjual impian. produk yang mereka jual pasti sesuatu yang ‘ajaib’. Mulai dari pembalut yang bisa nyembuhin berbagai penyakit, minuman yang bikin kita awet muda, atau mungkin juga Al-Quran yang bisa berbicara sendiri. Selain produk yang ajaib mereka juga biasanya memberi iming-iming yang besar buat anggota mereka. Misal: mobil BMW seri 7, villa mewah di luar negeri, kapal pesiar dll. Tapi pada kenyataannya ga semua anggota bisa mendapatkan semua itu. Gue punya teman yang jadi salah satu agen terbesar suatu MLM di Bandung. Kalau dilihat dari posisinya harus dia udah bisa dapet BMW seri 7. Tapi sampe sekarang dia belum dapet aja itu mobil mewah.

Saran gue kalo mau gabung di MLM jangan karena iming-iming yang dijanjikan MLM, karena kemungkinan besar kita ga akan mendapatkan semua itu. Kalo memang produknya bermamfaat dan bakal sering kita beli apa salahnya kita gabung? Toh kalo kita gabung biasanya kita dikasih diskon harga produk. Walaupun BMW seri 7-nya ga dapet, paling ga kita bisa menghemat pengeluaran dari diskon yang mereka kasih.

Tapi kalo kalian benar-benar ga mau berurusan dengan MLM dan ingin menghindari agen MLM sebisa mungkin, gue punya beberapa tips:

  • Kalau ada orang yang ga terlalu kita kenal tiba-tiba sok akrab dan mau nawarin bisnis atau apapun lah itu, ada kemungkin itu MLM.
  • Kalau ada yang nawarin bisnis tapi waktu ditanya dia ga mau jawab malah ngajak ketemuan, udah pasti itu MLM.
  • Hati-hati dengan undangan lowongan kerjaan. Apa lagi kalo perusahaannya ga jelas tapi ngasih iming-iming gajih yang besar. Kalo ada yang begitu coba di-search dulu di google.
  • Just say no. Kalau karena satu dan lain hal kamu terjebak dan diajakin untuk gabung, tolak aja dengan tegas. Tapi nolaknya jangan pakai emosi apa lagi kekerasan ya.

Wuiiih, tulisan gue panjang juga ya? Gue sengaja menulis ini karena barusan ada orang yang udah lama ga pernah ketemu tiba-tiba ngajakin gue untuk gabung di usaha yang lagi dia rintis ama temennya. Waktu ditanya usahanya apa dia ga mau jawab, malah ngajak ketemuan. Dari situ gue tau ini pasti ini MLM. So, buat temen gue yang barusan nawarin ‘bisnis’ gue cuma mo bilang, “gue ga tertarik!”

Iklan

Diterbitkan oleh

Cical

Pop culture enthusiast.

One thought on “Jebakan MLM”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s